Wednesday, June 2, 2010

Mengulang Ujian Dunia

Inilah salah satu manfaat dari mempunyai blog dan berusaha menuliskan sesuatu yang bermanfaat didalamnya; bisa mengingatkan diri sendiri.


Saat nasehat orang-orang terdekat sudah tidak bisa menyentuh hati,
meluruskan cara berpikir otak,
maka ucapan yang keluar dari mulut sendiri
yang seharusnya membuat diri malu jika masih tetap berada di jalan yang tidak baik.


Menata ulang labels di blog, membuat Sa teringat pada tulisan terdahulu, judulnya Menjadi Kekasih Allah. Mulai menyadari bahwa seorang Annisa Karima dari 2 tahun yang lalu mempunyai keadaan hati yang lebih baik dari Annisa Karima hari ini.


Power of Words. Meski liriknya singkat, dengan diselingi dzikrullah, lagu ini benar-benar bisa menentramkan hati; Opick - Astagfirullah (Istigfar).

Kubuka jendela pagi diudara yang letih
deru geram nyanyian zaman

Bersama berjuta wajah kuarungi mimpi hari
halalkan segala cara untuk hidup ini

Nafsu jiwa yang membuncah menutupi mata hati
seperti terlupa bahwa nafas 'kan terhenti

Astagfirullah......

Kubuka jendela pagi dan dosapun menghampiri
suara jerit hati kuingkari

Astagfirullah......

Monday, May 31, 2010

TAKDIR a.k.a. FATE

Suatu hari, seperti hari-hari biasanya, didepan 2 layar monitor yang menguras 2 pasang mata, dengan 2 telinga mencoba mengasingkan diri dengan beratus lagu dalam playlist yang berlompatan secara random, secara tidak sengaja (lebih tepatnya, TAKDIR), lagu ini diputar.

Teringat masa-masa dimana mengayuh sepeda merah selama tidak kurang dari 30menit di naik-turun-nya jalanan Bandung, antara Gunung Batu dan Dago, ditemani lagu ini pula.

2 tempat yang berbeda -Bandung dan Toyohashi- 2 keadaan yang mungkin tidak jauh beda, antara Tugas Akhir dan Tesis.



Takdir
by Opick feat Melly G.

Lyric:
Dihempas gelombang, dilemparkan angin
Terkisah bersedih, bahagia di indah dunia yang berakhir sunyi
langkah kaki di dalam rencananya

Semua berjalan dalam kehendaknya
Nafas, hidup, cinta dan segalanya

Dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya Rabbi
Ku berserah, ku berpasrah, hanya padamu ya Rabbi

Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
Bila mungkin tawa coba tawa bersabarlah
Karena air mata tak abadi, akan hilang dan berganti

Bila hidup hampa dirasa, mungkinkah hati merindukan Dia
Karena hanya denganNya hati tenang
damai jiwa dan raga

Translation:

Slammed by wave, thrown by wind
Being sad and happy in the beautiful world that ending lonely
walking on Allah's paths

All working on Allah's plans
Breath, life, love and everything

And fated to do all Your will, dear Rabb
I surrender, give myself, only to You, dear Rabb

If there's any hurt, try to smiling
If there's any laugh, try to be tender
Because tears not stay forever, will gone and disappear

If life feels so empty, maybe our heart longing for Allah
Because just when with Allah, our heart restful
peaceful, body and soul

Note:
- Rabb/Rabbi is one of name for Allah, It can't be change.
- the last part, originally said [soul] then [body] to gives point that your soul is more important than your body.

Monday, January 25, 2010

Ema Malangbong

2 tahun yang lalu, tepatnya 6 Januari 2008, Sa mereasakan kehilangan untuk pertama kalinya. Saat sakitnya datang, Sa masih bisa menemani. Saat jenazahnya akan dikebumikan, Sa masih bisa ikut memandikan dan menyolatkan.

Kali ini, saat jauh dari rumah, sekedar kata "maaf" dan "terima kasih" tidak sempat Sa utarakan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Semoga Allah merahmati jiwanya,
mengganti kesabarannya di dunia
dengan rahmat tak terkira di kubur dan akhiratnya.

Ema Malangbong

Wanita paling sabar yang pernah Sa temui di dunia ini. Nada suaranya tidak pernah meninggi, tak pernah mengeluh, tak pernah Sa liat beliau bermuka masam, hanya tersenyum. Bahkan bercerita bahwa [2 gigi depannya tiba2 copot] dengan wajah ceria.
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: "Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar" (Al Qashash: 80)

Dalam dunianya, dirinya ditempatkan selalu pada tempat paling akhir, Itsar. Sejauh mana kau bisa memikirkan orang lain terlebih dahulu, daripada dirimu sendiri, dalam hal urusan dunia? Saat pulang ke Malangbong, Garut, paling gampang cari Ema. Pasti ada di dapur dengan tungku masak tradisionalnya. Tapi sekarang tidak akan ada lagi [sambel Ema Malangbong] yang cuma Ema yang bisa buat.

Sungguh beruntung orang-orang yang bisa meninggalkan kebaikan saat dia meninggalkan dunia ini.

Thursday, October 15, 2009

Look around and listen to your heart

Love? Ah, Sa kurang ngerti sama hal semacam ini. Tapi mungkin yang akan Sa tulis sekarang akan menyerempet-nyerempet ke masalah itu.

Sa benar-benar ga ngerti dengan yang terjadi sekarang ini. Banyak orang yang mudah untuk memutuskan untuk mencintai seseorang atau berhenti mencintai seseorang dengan alasan yang terlalu sederhana. Suka, bosan, menyenangkan, "dingin", peduli, cuek, ...... makin tak mengerti aku dengan dunia ini.

"Sebenarnya si Nisa ini mo ngomongin apa sih?" "Ntah" Mungkin cuma penyair lagu yang bisa mengungkapkan apa yang ada diotaknya dengan benar dan tepat. Tanpa memaksakan presepsi pribadi pada pendengarnya.

Saat ini Sa lagi suka dengan 2 lagu. Maaf, tapi 2-2nya adalah lagu berbahasa Korea. Tapi tenang aja, sudah ber-subtitle koq. Ibarat DJ radio, Sa mau mendedikasikan lagu ini pada 2 macam orang yang berbeda.

[1]
The Girl Who Can't Break Up, The Boy Who Can't Leave by LeeSsang



credits:
kpopsubs@Youtube

Lagu ini untuk orang-orang yang sedang berpikir untuk menyerah akan cintanya. Atau memang merasa bosan dan ingin cari yang baru. YEAH, I told you, you will not get enough!!!

LeeSsang: 2 orang ini luar biasa artist. Muka boleh biasa, tapi hasil kerjanya luar biasa. Sa jadi nge-fans. GIL, keep fighting!


[2]
Where U At - Taeyang (BigBang)



credits:
kpopsubs@Youtube

Lagu ini buat siapa saja yang mulai "bosan" menunggu dan mungkin mulai putus asa. [Sabar kawan, U know who U are ^^] Enjoy aja. Masih banyak lagu macam begini, so just be happy.

Taeyang: young man with attitude (kalo bahasa kerennya) bener-bener orang baik meski berada di dunia Kpop ^^

Tuesday, October 13, 2009

Cut Down



Mukya ~ T_T

Sa punya pohon favorit di kampus (ITB), pohon beringin yang ada di antara Labtek 7 (Farmasi) dan Gedung PLN. Dan saat tadi Sa lewat daerah sana, ternyata pohon besar itu tiba-tiba saja menghilang. Yang ada tinggal sisa akar yang muncul ke tanah dan sedikit batang bagian pangkal. Sakit hatiku.....

Sa paham kalo kadang-kadang pohon disekitar jalan raya harus ditebang batangnya, apalagi saat musim hujan seperti sekarang, karena jika batangnya roboh bisa membahayakan orang yang melintas. Tapi untuk kasus pohon ini, seharusnya tidak ditebang. Pohon ini masih kuat dan belum ada tanda-tanda tua yang kemungkinan akan roboh batangnya saat hujan datang.

Perbuatan siapa ini? Kebijakan siapa ini? Menurut Sa itu tindakan yang bodoh. KEMBALIKAN POHON KU!!!!! heu....hu....hu...... T_T

Thursday, September 10, 2009

Monday, July 27, 2009

Yukata

Sewaktu pertama kali pegang, trus dikeluarin dari bungkusnya, Sa bingung bagaimana cara pakainya, apalagi cara pakai Obi.


Sebenernya Sa sudah coba cari-cari manual bagaimana menggunakan Yukata. Tapi agak bingung dengan tahapan-tahapannya. Setelah itu nemu video yang lebih bagus cara menjelaskannya. Akhirnya Sa bisa juga pake Yukata.


Tampak Depan






Tampak Belakang





Bagus khan bentuk pitanya ^^